Cerita Karyawan

Lettizia Kris Harjanto: Melompat ke Kereta yang Sedang Berjalan

Pada Oktober 2020, Letti memulai perjalanan kariernya di ISS sebagai Global Management Trainee di Indonesia dan menyelesaikan program tersebut pada April 2022. Perjalanan kariernya sungguh luar biasa, ditandai dengan perkembangan karier yang pesat dan berbagai pencapaian signifikan. Salah satunya adalah ketika ia turut menjadi tuan rumah sekaligus mendukung 400 pemimpin senior ISS dalam acara Global Leadership Conference di Munich pada tahun 2022. 

Web_Desktop-Lettizia Kris Harajanto
Audio | Listen to this article
3:51

Peran awal Letti di ISS adalah sebagai Manajer Fasilitas untuk klien besar di bidang teknologi. Potensinya segera terlihat, dan tak lama kemudian perannya berkembang menjadi Kepala Operasional untuk klien besar lainnya. Letti menyoroti perkembangan ini dan dorongan pribadinya:

“Saya bisa saja bekerja di industri apa pun, tetapi saya memilih untuk bekerja di industri jasa karena kesempatan untuk terhubung dengan orang lain. Kami tidak hanya membantu bisnis kami; kami juga membuat perbedaan dalam kehidupan klien kami. Setiap hari selalu berbeda, dengan tantangan dan kegembiraan baru – inilah yang membuat saya tetap termotivasi.

“Memahami alasan di balik keputusan klien dan melihat sesuatu dari sudut pandang orang lain sering kali menjadi kunci untuk menemukan solusi terbaik. Keterampilan ini, yang saya pelajari di tempat kerja, juga telah membantu saya tumbuh secara pribadi, memperbaiki hubungan saya dengan teman dan keluarga.

“Kepala Operasional adalah peran yang sangat berbeda; tiba-tiba saya harus mengurus fungsi pendukung dan memimpin tim pembuat ruang yang beranggotakan 60 orang.”

Saat berbicara tentang apa yang membuatnya bangga, Letti menjelaskan:

“Sangat berarti bagi saya melihat tim saya tidak hanya sekadar memenuhi persyaratan, tetapi juga secara aktif mencari pengembangan diri. Tentu saja, ini berarti pekerjaan tambahan bagi saya,” kata Letti sambil bercanda, “tetapi saya bangga dengan cara mereka memikirkan masa depan mereka.”


Pengaruh seorang mentor

Salah satu pengaruh penting dalam karier Letti adalah manajernya, Rani Anggandari, Manajer Akun Utama, yang sebelumnya juga merupakan mentornya saat ia masih menjadi trainee manajemen. Hubungan ini terus membentuk perjalanan profesional Letti saat ia bertransisi ke peran sebagai Kepala Operasional:

“Rani selalu percaya dan mendukung saya. Dia mendorong saya untuk melihat apa yang bisa saya capai dan memotivasi saya untuk keluar dari zona nyaman. Saya ingat saat perpanjangan kontrak yang sangat sulit – Rani mendesak saya untuk mencari solusi dan mengambil keputusan sendiri. Pengalaman itu mengajarkan saya untuk berpikir lebih besar dan lebih luas, tidak hanya berfokus pada apa yang ada di depan mata, tetapi juga melihat dua atau tiga langkah ke depan,” kata Letti.


Mengajukan pertanyaan dan bersikap ingin tahu

Tonggak penting lainnya dalam karier Letti terjadi pada tahun 2022 ketika dia berhasil melamar untuk menjadi pembawa acara ISS Global Leadership Conference (GLC). Ini berarti menjadi pembawa acara konferensi tiga hari untuk 400 pemimpin teratas ISS. Merenungkan pengalaman ini, Letti berkata:

“Kenyataan itu menyadarkanku beberapa detik sebelum naik ke panggung ketika sebuah video yang memperlihatkan momen saat aku diberitahu bahwa aku akan menjadi pembawa acara diputar di layar. Perasaan saya campur aduk – ketakutan, cemas, ingin menangis, tetapi juga bersemangat. Saya baru menyadari bahwa saya akan berdiri di hadapan para pemimpin paling senior ISS dari seluruh dunia – sebuah pengalaman yang benar-benar tidak nyata.”
Lompat ke tahun ini, Letti diundang untuk menjadi manajer proyek GLC 2024, yang diselenggarakan di Mumbai, India:
“Saya merasa bersemangat dan bangga dengan langkah ini, tetapi juga cukup gugup. Rasanya seperti melompat ke kereta yang sedang melaju, di mana sepertinya semua orang sudah tahu apa yang harus mereka lakukan. Saya berusaha terlihat percaya diri dan terkadang hal ini membuat saya enggan mengajukan pertanyaan. Salah satu pelajaran besar yang saya pelajari adalah bahwa tidak apa-apa untuk mengajukan pertanyaan dan bersikap ingin tahu – semakin banyak masukan yang Anda dapatkan, semakin baik solusinya. Hal ini tidak selalu mudah, tetapi saya semakin mahir melakukannya,” katanya.


Kunci kesuksesan: bersikap fleksibel dan adaptif

Ketika ditanya tentang saran yang akan dia berikan kepada seseorang yang baru memulai kariernya, Letti menekankan pentingnya fleksibilitas dan kemampuan beradaptasi:

“Saya menyukai struktur dan pedoman yang jelas, tetapi seringkali kenyataannya tidak berjalan seperti itu. Terkadang segala sesuatunya lebih tersebar, dan Anda perlu mencari solusi sendiri serta belajar beradaptasi. Menjadi fleksibel adalah keterampilan hidup yang sangat berharga.”